<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: SERBA-SERBI KOMPETENSI</title>
	<atom:link href="http://zulharman79.wordpress.com/2007/08/21/serba-serbi-kompetensi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://zulharman79.wordpress.com/2007/08/21/serba-serbi-kompetensi/</link>
	<description>Menuju Dokter Bintang Lima</description>
	<lastBuildDate>Fri, 13 Nov 2009 19:34:26 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: zulharman</title>
		<link>http://zulharman79.wordpress.com/2007/08/21/serba-serbi-kompetensi/#comment-143</link>
		<dc:creator>zulharman</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Nov 2007 03:30:28 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://zulharman79.wordpress.com/2007/08/21/serba-serbi-kompetensi/#comment-143</guid>
		<description>@ fitrawati nur
Wss,

PBL merupakan suatu strategi/metode pembelajaran.
Bedanya sistem konvensional bersifat teacher centre dalam pembelajaran, disiplin based. Sedangkan PBL bersifat student centre, integration dan belajar berdasarkan masalah sebagai titik awal pembelajaran yang umumnya dilakukan dalan diskusi kelompok kecil. Jadi lulusan dokter PBL tidak lulusan dokter keluarga.
Namun materi dokter keluarga bisa dikembangkan sebagai masalah skenario dalam PBL.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@ fitrawati nur<br />
Wss,</p>
<p>PBL merupakan suatu strategi/metode pembelajaran.<br />
Bedanya sistem konvensional bersifat teacher centre dalam pembelajaran, disiplin based. Sedangkan PBL bersifat student centre, integration dan belajar berdasarkan masalah sebagai titik awal pembelajaran yang umumnya dilakukan dalan diskusi kelompok kecil. Jadi lulusan dokter PBL tidak lulusan dokter keluarga.<br />
Namun materi dokter keluarga bisa dikembangkan sebagai masalah skenario dalam PBL.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: fitrawati nur</title>
		<link>http://zulharman79.wordpress.com/2007/08/21/serba-serbi-kompetensi/#comment-139</link>
		<dc:creator>fitrawati nur</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 21 Nov 2007 11:02:24 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://zulharman79.wordpress.com/2007/08/21/serba-serbi-kompetensi/#comment-139</guid>
		<description>ass,
dokter saya mahasiswi kedokteran angkatan 2007, dokter apakah benar lulusan dokter dr program PBL yang skrg ini lbh dkenal dgn sbutan dokter klrg? yang ingin saya tanyakan di sini apakah beda antara lulusan kedokteran sistem PBL dgn sistem konvensional yang lalu? klu iya saya mhn pnjelasan dokter. terima kasih sblm&#039;a y dok............</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ass,<br />
dokter saya mahasiswi kedokteran angkatan 2007, dokter apakah benar lulusan dokter dr program PBL yang skrg ini lbh dkenal dgn sbutan dokter klrg? yang ingin saya tanyakan di sini apakah beda antara lulusan kedokteran sistem PBL dgn sistem konvensional yang lalu? klu iya saya mhn pnjelasan dokter. terima kasih sblm&#8217;a y dok&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: zulharman</title>
		<link>http://zulharman79.wordpress.com/2007/08/21/serba-serbi-kompetensi/#comment-71</link>
		<dc:creator>zulharman</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 Sep 2007 16:21:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://zulharman79.wordpress.com/2007/08/21/serba-serbi-kompetensi/#comment-71</guid>
		<description>@dr. Elyas
Semoga sukses ya databasenya
Perbedaan Atutor dengan Moodle terletak pada ukuran file sofware aslinya  dan kesederhanaannnya. Atutor sangat sederhana namun bila kita mau dapat  kita  tambahkan plug in.
Moodle sangat lengkap dan file softwarenya juga besar.
Ya silahkan kalau mau berkunjung untuk saling berbagi ilmu.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@dr. Elyas<br />
Semoga sukses ya databasenya<br />
Perbedaan Atutor dengan Moodle terletak pada ukuran file sofware aslinya  dan kesederhanaannnya. Atutor sangat sederhana namun bila kita mau dapat  kita  tambahkan plug in.<br />
Moodle sangat lengkap dan file softwarenya juga besar.<br />
Ya silahkan kalau mau berkunjung untuk saling berbagi ilmu.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: elyas</title>
		<link>http://zulharman79.wordpress.com/2007/08/21/serba-serbi-kompetensi/#comment-69</link>
		<dc:creator>elyas</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 Sep 2007 13:34:32 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://zulharman79.wordpress.com/2007/08/21/serba-serbi-kompetensi/#comment-69</guid>
		<description>makasih dok jawabannya sekarang jadi lebih ngerti lagi, insya allah jika seluruh konten di web saya dah beres baru saya publikasikan untuk temen-temen dokter lainnya.
rencana saya akan bekerjasama dengan CJO untuk penyediaan jurnal online dan beberapa database lainnya.
oh iya dokter tau aja kalo sekarang saya sedang mendalami untuk pembuatan kelas e-learning. tp masih newbie saya coba pelajari moodle tetapi masih baru kalo atutor baru dengar dan segera dipelajari smoga dalam waktu dekat bisa di jadi prototype nya 
doain yach dok. kalo kapan-kapan saya ke tempat dokter boleh khan sekalian nambah ilmu hehehehe</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>makasih dok jawabannya sekarang jadi lebih ngerti lagi, insya allah jika seluruh konten di web saya dah beres baru saya publikasikan untuk temen-temen dokter lainnya.<br />
rencana saya akan bekerjasama dengan CJO untuk penyediaan jurnal online dan beberapa database lainnya.<br />
oh iya dokter tau aja kalo sekarang saya sedang mendalami untuk pembuatan kelas e-learning. tp masih newbie saya coba pelajari moodle tetapi masih baru kalo atutor baru dengar dan segera dipelajari smoga dalam waktu dekat bisa di jadi prototype nya<br />
doain yach dok. kalo kapan-kapan saya ke tempat dokter boleh khan sekalian nambah ilmu hehehehe</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: zulharman</title>
		<link>http://zulharman79.wordpress.com/2007/08/21/serba-serbi-kompetensi/#comment-56</link>
		<dc:creator>zulharman</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Sep 2007 05:28:21 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://zulharman79.wordpress.com/2007/08/21/serba-serbi-kompetensi/#comment-56</guid>
		<description>&quot;6.5.  Area Pengelolaan  Informasi
6.5.1. Kompetensi Inti
Mengakses, mengelola, menilai secara kritis kesahihan dan kemampu-terapan informasi untuk menjelaskan dan menyelesaikan  masalah, atau mengambil keputusan dalam kaitan dengan pelayanan kesehatan di tingkat primer
6.5.2. Lulusan Dokter Mampu
	1. Menggunakan teknologi informasi dan komunikasi untuk membantu penegakan diagnosis, pemberian terapi, tindakan pencegahan dan promosi kesehatan, serta penjagaan, dan pemantauan status kesehatan pasien
Menggunakan teknologi informasi dan komunikasi (internet) dengan baik &quot;



      Dari isi standar kompetensi yang saya cuplik dari buku standar kompetensi, tampak seorang lulusan dokter harus mampu menggunakan teknologi informasi dan komunikasi (internet) dengan baik. Bentuk teknologi informasi dan komunikasi ada banyak bentuk dan format. Tetapi kelihatannya ada penekanan pada internet. 
Menurut saya berinternet dengan baik untuk dokter dan mahasiswa yaitu kemampuan berinternet dalam hal  mengakses, mengelola, menilai secara kritis kesahihan dan kemampu-terapan informasi yang mendukung dokter dalam menjelaskan dan menyelesaikan  masalah, atau mengambil keputusan dalam kaitan dengan pelayanan kesehatan di tingkat primer (Kompetensi inti).

Bentuk Nyatanya :
1. Kemampuan searching literature atau informasi kesehatan dengan menggunakan mesin pencari (search engine seperti Google atau Yahoo). Kemampuan ini penting karena ada milyaran informasi di internet sehingga mahasiswa harus dibekali dengan kemampuan searching yang efektif agar tidak tersesat dalam rimba internet. Materi yang diajarkan misalnya bagimana cara menggunakan tanda atau logika Boolean dalam search engine. Bagaimana memilih key word yang efektif.
2. Kemampuan menganalisa secara kritis informasi yang ada di internet. Ada beberapa syarat yang dikatakan informasi di internet layak dipakai. Khusus untuk informasi kesehatan dan kedokteran kita bisa menggunakan standar dari HON CODE atau URAC. (coba searching dgn keyword HON CODE  atau URAC).
3. Kemampuan mendokumentasi atau menyimpan hasil pencarian kedalam folder yang rapi sehingga nantinya mudah diakses bila diperlukan.
4. Kemampuan pendukung yang diperlukan, misalnya menggunakan web browser selain internet explorer seperti mozilla atau opera serta mengenal tipe atau format file hasil download internet seperti html, asp, php, exe, 3gp, mhtml, dll. 
5. Kemampuan membuat dan mengirim email serta mailing list.
6. Kemampuan bagaimana berpartisipasi dalam sebuah learning management system seperti MOODLE atau ATUTOR. Intinya kemampuan untuk ikut dalam sebuah forum diskusi atau pembelajaran. Hal ini penting nantinya dalam rangka continuing medical education yang kedepannya menggunakan distance learning yang berbasis learning management system.

Untuk kemampuan membuat Blog boleh saja diajarkan karena membuat blog sudah sangat mudah sekali , tidak seperti membuat website seperti dahulu. Blog ini dapat digunakan sebagai web log book yang sangat baik untuk mengembangkan pengalaman belajar mahasiswa yang berisi pengalaman belajar yang telah mereka lalui dan refleksinya serta dapat digunakan sebagai wadah peer assessment. Nah itulah beberapa kemampuan yang mungkin perlu, jika ada tambahan silahkan informasikan ke saya supaya dapat kita diskusikan, kalau bisa nanti kita bersama-sama menyusun contentnya yang mana kemampuan ini bisa diajarkan dalam blok learning skill atau study skill.

Wah sekarang blog dr. Elyas sudah berubah menggunakan JOOMLA. Salut deh. JOOMLA dan MAMBO memang bagus sebagai sebuah web yang bertujuan untuk content management system. Saya sudah pernah mendownload materi power pointnya. Mudah-mudahan dengan sistem ini kedepannya dapat dibuat sebuah content management system yang dapat di share dengan FK-FK yang ada di Indonesia.
Kalau ada waktu , silahkan juga  dr. Elyas juga mencoba MOODLE atau ATUTOR yang digunakan untuk learning management system.

Sekian dulu ya dr.Elyas. Jika ada komentar silahkan nanti kita diskusikan. Terimakasih</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>&#8220;6.5.  Area Pengelolaan  Informasi<br />
6.5.1. Kompetensi Inti<br />
Mengakses, mengelola, menilai secara kritis kesahihan dan kemampu-terapan informasi untuk menjelaskan dan menyelesaikan  masalah, atau mengambil keputusan dalam kaitan dengan pelayanan kesehatan di tingkat primer<br />
6.5.2. Lulusan Dokter Mampu<br />
	1. Menggunakan teknologi informasi dan komunikasi untuk membantu penegakan diagnosis, pemberian terapi, tindakan pencegahan dan promosi kesehatan, serta penjagaan, dan pemantauan status kesehatan pasien<br />
Menggunakan teknologi informasi dan komunikasi (internet) dengan baik &#8221;</p>
<p>      Dari isi standar kompetensi yang saya cuplik dari buku standar kompetensi, tampak seorang lulusan dokter harus mampu menggunakan teknologi informasi dan komunikasi (internet) dengan baik. Bentuk teknologi informasi dan komunikasi ada banyak bentuk dan format. Tetapi kelihatannya ada penekanan pada internet.<br />
Menurut saya berinternet dengan baik untuk dokter dan mahasiswa yaitu kemampuan berinternet dalam hal  mengakses, mengelola, menilai secara kritis kesahihan dan kemampu-terapan informasi yang mendukung dokter dalam menjelaskan dan menyelesaikan  masalah, atau mengambil keputusan dalam kaitan dengan pelayanan kesehatan di tingkat primer (Kompetensi inti).</p>
<p>Bentuk Nyatanya :<br />
1. Kemampuan searching literature atau informasi kesehatan dengan menggunakan mesin pencari (search engine seperti Google atau Yahoo). Kemampuan ini penting karena ada milyaran informasi di internet sehingga mahasiswa harus dibekali dengan kemampuan searching yang efektif agar tidak tersesat dalam rimba internet. Materi yang diajarkan misalnya bagimana cara menggunakan tanda atau logika Boolean dalam search engine. Bagaimana memilih key word yang efektif.<br />
2. Kemampuan menganalisa secara kritis informasi yang ada di internet. Ada beberapa syarat yang dikatakan informasi di internet layak dipakai. Khusus untuk informasi kesehatan dan kedokteran kita bisa menggunakan standar dari HON CODE atau URAC. (coba searching dgn keyword HON CODE  atau URAC).<br />
3. Kemampuan mendokumentasi atau menyimpan hasil pencarian kedalam folder yang rapi sehingga nantinya mudah diakses bila diperlukan.<br />
4. Kemampuan pendukung yang diperlukan, misalnya menggunakan web browser selain internet explorer seperti mozilla atau opera serta mengenal tipe atau format file hasil download internet seperti html, asp, php, exe, 3gp, mhtml, dll.<br />
5. Kemampuan membuat dan mengirim email serta mailing list.<br />
6. Kemampuan bagaimana berpartisipasi dalam sebuah learning management system seperti MOODLE atau ATUTOR. Intinya kemampuan untuk ikut dalam sebuah forum diskusi atau pembelajaran. Hal ini penting nantinya dalam rangka continuing medical education yang kedepannya menggunakan distance learning yang berbasis learning management system.</p>
<p>Untuk kemampuan membuat Blog boleh saja diajarkan karena membuat blog sudah sangat mudah sekali , tidak seperti membuat website seperti dahulu. Blog ini dapat digunakan sebagai web log book yang sangat baik untuk mengembangkan pengalaman belajar mahasiswa yang berisi pengalaman belajar yang telah mereka lalui dan refleksinya serta dapat digunakan sebagai wadah peer assessment. Nah itulah beberapa kemampuan yang mungkin perlu, jika ada tambahan silahkan informasikan ke saya supaya dapat kita diskusikan, kalau bisa nanti kita bersama-sama menyusun contentnya yang mana kemampuan ini bisa diajarkan dalam blok learning skill atau study skill.</p>
<p>Wah sekarang blog dr. Elyas sudah berubah menggunakan JOOMLA. Salut deh. JOOMLA dan MAMBO memang bagus sebagai sebuah web yang bertujuan untuk content management system. Saya sudah pernah mendownload materi power pointnya. Mudah-mudahan dengan sistem ini kedepannya dapat dibuat sebuah content management system yang dapat di share dengan FK-FK yang ada di Indonesia.<br />
Kalau ada waktu , silahkan juga  dr. Elyas juga mencoba MOODLE atau ATUTOR yang digunakan untuk learning management system.</p>
<p>Sekian dulu ya dr.Elyas. Jika ada komentar silahkan nanti kita diskusikan. Terimakasih</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
