Ditulis oleh zulharman di/pada Juli 21, 2009
Alhamdulillah akhirnya FGD (focus group discussion) untuk menentukan topik-topik ilmu kedokteran dasar yang akan diberikan ke mahasiswa di blok 1,2 dan 3 akhirnya dapat terlaksana. Kegiatan ini sangat penting guna memetakan pengetahuan dasar yang diperlukan mahasiswa sebagai prior knowledge dalam menghadapi blok-blok selanjutnya yang langsung ke masalah-masalah berbasis sistem organ. Acara ini diikuti dari seluruh bagian yang terlibat di ilmu kedokteran dasar.
Selanjutnya Insya allah akan dilakukan juga FGD untuk menentukan materi – materi untuk pembekalan pembuatan skripsi. FGD ini perlu agar materi tersebut terintegrasi dan tentunya sesuai dengan kebutuhan.
Ditulis dalam Curriculum Development | 3 Komentar »
Ditulis oleh zulharman di/pada Januari 7, 2009
KBK di FK Unri telah dimulai 2 tahun yang lalu, dengan tema-tema Blok yang disusun berdasarkan sistem organ.Gambar dibawah ini hasil acak kata dari tema-tema blok yang ada di FK Unri, Dibuat dengan http://www.wordle.net/. Hal menarik yang ditemukan setelah dilakukan proses pengacakkan ternyata kata KESEHATAN mendapat ukuran huruf yang terbesar. Kira-kira mengandung makna apa ya…?

Blok FK Unri

Ditulis dalam Curriculum Development | Leave a Comment »
Ditulis oleh zulharman di/pada Agustus 20, 2008
Skenario dalam Problem based learning merupakan inti dari suksesnya kegiatan PBL. Hal ini karena skenario merupakan titik tolak proses pembelajaran. Skenario dapat disajikan dalam bentuk teks atau dalam bentuk video. Skenario yang baik adalah skenario yang dapat mengakomodasi semua tujuan pembelajaran modul, singkat dan jelas, memacu keingintahuan lebih dalam dan sesuai realita yang akan dihadapi dokter sehari-hari.
Internet sebagai gudang informasi dapat kita jadikan rujukan untuk membuat skenario.
Untuk mengembangkan skenario berbasis teks yang nyata , dapat kita gunakan pertanyaan – pertanyaan yang ada di forum-forum diskusi kesehatan.
Misalnya : Kita ambil dari www.iwandarmansjah.web.id dan http://cakmoki86.wordpress.com/tanya-jawab/
Nah untuk skenario berbasis audio video mungkin kita dapat mencarinya di http://www.youtube.com/
Tentunya sumber-sumber di atas masih perlu diedit agar sesuai tujuan pembelajaran. Tapi yang pasti skenario ini benar-benar real dan akan ditemui oleh dokter umum ketika praktek.
Viva Medica
Ditulis dalam Curriculum Development, Problem Based Learning, Teaching and Learning Development | 2 Komentar »
Ditulis oleh zulharman di/pada Februari 29, 2008
ZulharmanMahasiswa S2 Ilmu Pendidikan Kedokteran
Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada
PENDAHULUAN
Kurikulum adalah salah satu kunci untuk menentukan kualitas lulusan. Oleh karena itu, maka setiap kurun waktu tertentu kurikulum selalu dievaluasi untuk kemudian disesuaikan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta kebutuhan pasar. Secara sederhana dapat dipahami bahwa Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) adalah ” Kurikulum yang disusun berdasarkan kompetensi lulusan”.
Tujuan penulisan ini adalah untuk merancang kurikulum berbasis kompetensi yang akan diimplementasikan oleh fakultas kedokteran Universitas Oke. Perancangan kurikulum ini dibatasi untuk tingkat perancangan makrokurikulum yang hasilnya curriculum map (gambar 1). Tulisan ini juga akan memberikan gambaran perancangan kurikulum pada tingkat mesokurikulum yang hasilnya berupa block blueprint (lampiran 2). Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Curriculum Development | 12 Komentar »
Ditulis oleh zulharman di/pada Februari 24, 2008
Lanjutan Analisa Area Kompetensi Pengelolaan Informasi
Zulharman
Artikel sebelumnya saya pernah membahas tentang area kompetensi dokter yang keenam yaitu Area Pengelolaan Informasi .(lihat disini)
Nah sekarang saya ingin membahas untuk komponen kompetensi ini khusus untuk poin 6.5.2. Lulusan Dokter Mampu, yaitu
| 3. Memanfaatkan informasi kesehatan
|
- Memasukkan dan menemukan kembali informasi dan database dalam praktik kedokteran secara efisien
- Menjawab pertanyaan yang terkait dengan praktek kedokteran dengan menganalisis arsipnya
- Membuat dan menggunakan rekam medis untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan
|
Seiring dengan perkembangan teknologi komputerisasi khususnya dalam proses pemrosesan database, bentuk nyata seperti apakah yang mungkin diterapkan untuk memfasilitasi mahasiswa kedokteran untuk meraih kompetensi ini?
Berikut ini adalah bentuk fasilitasi yang mungkin diberikan : Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Curriculum Development, Teaching and Learning Development | 4 Komentar »
Ditulis oleh zulharman di/pada Desember 10, 2007

Foto bersama staf dosen dan mahasiswa angkatan I S2 IPK FK UGM dengan “Bapak PBL” HENK G. SCHMIDT
Ditulis dalam Curriculum Development | Comments Off
Ditulis oleh zulharman di/pada Desember 1, 2007
Ditulis dalam Curriculum Development | Masukkan kata sandi Anda untuk melihat komentar
Ditulis oleh zulharman di/pada Agustus 21, 2007
APAKAH PENGERTIAN KOMPETENSI ?
Menurut SK Mendiknas No. 045/U/2002 kompetensi adalah ‘seperangkat tindakan cerdas dan penuh tanggungjawab yang dimiliki seseorang sebagai syarat untuk dianggap mampu oleh masyarakat dalam melaksanakan tugas – tugas di bidang pekerjaan tertentu’
Carraccio, et.al. (2002) menyimpulkan bahwa:‘Competency is a complex set of behaviours built on the components of knowledge, skills, attitude and competence as personal ability’.
Epstein and Hundert (2002) memberikan definisi sebagai berikut ‘Professional competence is the habitual and judicious use of communication, knowledge, technical skills, clinical reasoning, emotions, values, and reflection in daily practice to improve the health of the individual patient and community
Kompetensi menurut Hall dan Jones (1976: 29) adalah “pernyataan yang menggambarkan penampilan suatu kemampuan tertentu secara bulat yang merupakan perpaduan antara pengetahuan dan kemampuan yang dapat diamati dan diukur”. Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Curriculum Development | 6 Komentar »
Ditulis oleh zulharman di/pada Agustus 4, 2007
Zulharman
PENDAHULUAN
Evaluasi merupakan bagian dari sistem manajemen yaitu perencanaan, organisasi, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi. Kurikulum juga dirancang dari tahap perencanaan, organisasi kemudian pelaksanaan dan akhirnya monitoring dan evaluasi. Tanpa evaluasi, maka tidak akan mengetahui bagaimana kondisi kurikulum tersebut dalam rancangan, pelaksanaan serta hasilnya. Tulisan ini akan membahas mengenai pengertian evaluasi kurikulum, pentingnya evaluasi kurikulum dan masalah yang dihadapi dalam melaksanakan evaluasi kurikulum.
ISI
A. Pengertian Evaluasi Kurikulum
Pemahaman mengenai pengertian evaluasi kurikulum dapat berbeda-beda sesuai dengan pengertian kurikulum yang bervariasi menurut para pakar kurikulum. Oleh karena itu penulis mencoba menjabarkan definisi dari evaluasi dan definisi dari kurikulum secara per kata sehingga lebih mudah untuk memahami evaluasi kurikulum.Pengertian evaluasi menurut joint committee, 1981 ialah penelitian yang sistematik atau yang teratur tentang manfaat atau guna beberapa obyek. Purwanto dan Atwi Suparman, 1999 mendefinisikan evaluasi adalah proses penerapan prosedur ilmiah untuk mengumpulkan data yang valid dan reliabel untuk membuat keputusan tentang suatu program. Rutman and Mowbray 1983 mendefinisikan evaluasi adalah penggunaan metode ilmiah untuk menilai implementasi dan outcomes suatu program yang berguna untuk proses membuat keputusan. Chelimsky 1989 mendefinisikan evaluasi adalah suatu metode penelitian yang sistematis untuk menilai rancangan, implementasi dan efektifitas suatu program. Dari definisi evaluasi di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa evaluasi adalah penerapan prosedur ilmiah yang sistematis untuk menilai rancangan, implementasi dan efektifitas suatu program.1,2,3Sedangkan pengertian kurikulum adalah :4
a. Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu (Pasal 1 Butir 19 UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional);
Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Curriculum Development | 45 Komentar »
Ditulis oleh zulharman di/pada Juni 26, 2007
Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) dirancang dengan menggunakan system backward yaitu dimulai dengan perumusan kompetensi yang harus dimiliki oleh seorang dokter dalam pekerjaannya dan lalu berdasarkan kompetensi tersebut dirancang pengalaman belajar yang dapat mencapai kompetensi tersebut.
Brown Medical School mengemukakan ada 9 kompetensi yang harus dimiliki oleh seorang dokter yang terdiri dari effective communication, basic clinical skills, using basic science in the practice of science, diagnosis, management and prevention; lifelong learning; professional development and personal growth; the social and community contexts of healthcare; moral reasoning and clinical ethics; problem solving. Sedangkan model Scottish doctor mengemukakan ada 12 kompetensi, yang dikategorikan dalam tiga elemen yaitu elemen pertama adalah what the doctor is able to do (clinical skills, practical procedures, patient investigations, patient management, heath promotion and diseae prevention, communication, medical informatics), elemen kedua how the doctor approaches his or her practice (basic, social and clinical sciences; attitudes, ethical understanding and legal responsibilities; decision making skills and clinical reasoning), elemen ketiga the doctor as a aprofesional (the role of the doctor within the health service; personal development).
Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Curriculum Development, Problem Based Learning | 13 Komentar »