Ditulis oleh zulharman di/pada Januari 26, 2009
Membangun fasilitas belajar online sekarang ini tidaklah susah dan mahal. Dengan Sclipo maka kita dapat membuat fasilitas belajar online yang gratis, mudah, interaktif dan dapat diakses dari mana saja dan oleh siapa saja.
Sclipo merupakan sebuah social learning network yang berguna untuk belajar, mengajar dan berinteraksi dengan orang lain untuk berbagi bahan pengetahuan.
Untuk lebih jelasnya kunjungi SCLIPO

Ditulis dalam E Learning | 2 Komentar »
Ditulis oleh zulharman di/pada Januari 26, 2009
Mozilla firefox sebagai web browser sangat menarik dan handal karena kecepatan dan adanya fasilitas install add-on yang dimilikinya. Setelah mencoba mengutak-ngatik add-on mozilla maka saya mencoba merekomendasikan 4 add on yang minimal harus dimiliki para pelajar agar dalam berselancar lebih produktif, mudah, menyenangkan dan menjadi smart. berikut ini 4 add on tersebut :
1. Brief
Brief adalah add on yang berguna sebagai feed reader, yaitu pembaca umpan RSS (pengertian RSS klik RSS).
Untuk info lebih detil klik Brief
2. Zotero
“Zotero [zoh-TAIR-oh] is a free, easy-to-use Firefox extension to help you collect, manage, and cite your research sources.” (https://addons.mozilla.org/en-US/firefox/addon/3504)
Dengan zotero maka kita dengan mudah melakukan bookmark atau bahkan men-snapshot halaman web yang kita cari, dan lalu ditata sesuai folder. Alamat dan waktu akses halaman web tersebut juga telah otomatis tercantum.
Untuk info lebih detil klik Zotero
Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam E Learning | 5 Komentar »
Ditulis oleh zulharman di/pada Januari 7, 2009
Kita mungkin mengandalkan internet sebagai sumber literatur untuk penelitian mengenai masalah pendidikan kedokteran yang akan kita lakukan. Dari pengalaman saya dahulu dalam mencari tinjauan pustaka di internet untuk bahan penelitian saya ternyata banyak referensi dari internet yang tidak teroganisir dengan baik setelah saya download. Ada referensi yang sama dua sampai empat kali saya simpan, ada referensi yang saya lupa alamat dan jam mengaksesnya. Hal ini tentu saja sangat merugikan dari segi waktu dan tenaga.
Setelah saya selesai penelitian tersebut, baru saya sadari bahwa web browser Mozilla Firefox memiliki add on yang handal dalam mengelola referensi atau literatur internet.
“Zotero [zoh-TAIR-oh] is a free, easy-to-use Firefox extension to help you collect, manage, and cite your research sources.” (https://addons.mozilla.org/en-US/firefox/addon/3504) Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam E Learning, Learning Resources Development, Research | Leave a Comment »
Ditulis oleh zulharman di/pada Maret 19, 2008

Satu lagi website sebagai sumber belajar bagi mahasiswa kedokteran dan kesehatan serta lulusan dokter dipersembahkan oleh dr.Iyas dan timnya yaitu
video.ilmukedokteran.net .
Website ini berisi medical video, animasi video dan psycal examination video yang sangat bermanfaat untuk mendukung proses belajar di pendidikan kedokteran dan kesehatan di Indonesia.
“Multimedia saat ini merupakan salah satu pendukung utama dalam proses pendidikan dalam dunia kedekteran, oleh sebab itu kami mencoba untuk mengumpulkan file-file video, animasi kedokteran untuk membantu rekan-rekan baik dokter, paramedis dan para mahasiswa.”
Begitulah kutipan dari website video.kedokteran.net. Saya menilai bahwa website ini tidak hanya sebuah web yang berisi file-file multimedia, akan tetapi website ini sesuai dengan format media pembelajaran masa depan yaitu
hypermedia.Saya mengatakan begitu karena website ini berisi file-file multimedia yang di beri tautan atau hyperlink.Kelebihan hypermedia misalnya adanya kebebasan para pembelajar untuk memilih materi pembelajaran sesuai keingginannya melalui tautan/hyperlink yang disediakan. Kemudian tautan-tautan ini yang merupakan sebuah learning object (objek pembelajaran) dapat dibangun kembali dan di-reusable untuk membuat learning object baru. Lalu kelebihan selanjutnya materi pembelajaran yang ada di website ini dapat di akses dari seluruh Indonesia dengan menggunakan internet.Semoga hasil kerja dari tim yang dipimpin dr.Ilyas dapat bermanfaat bagi semua dan terimakasih serta salut atas hasil kerjanya. Walaupun versi beta namun telah memberi sebuah inovasi di pendidikan kedokteran Indonesia. Ditunggu pengembangan versi selanjutnya.Nah bagi Anda segera kunjungi
http://video.ilmukedokteran.net/
Ditulis dalam E Learning, Learning Resources Development | 8 Komentar »
Ditulis oleh zulharman di/pada Februari 28, 2008
Menarik sekali membaca artikel Cak Moki tentang
Multimedia untuk pendidikan kedokteran. Dalam artikelnya CakMoki mengatakan masih adanya resisten dalam penerapan multimedia dalam proses pengajaran.
Wah kalo begini kapan kita bisa maju. Di luar negeri aja sekarang tidak lagi terfokus pada multimedia tapi sekarang ini lagi tren-trenannya penerapan hypermedia dalam proses pembelajaran. Sebenarnya apasih hypermedia itu? Disini saya coba mencari beberapa pengertian dan definisi dari hypermedia.
“Hypermedia is a term created by Ted Nelson, and used in his 1965 article Complex information processing: a file structure for the complex, the changing and the indeterminate. It is used as a logical extension of the term hypertext, in which graphics, audio, video, plain text and hyperlinks intertwine to create a generally non-linear medium of information. This contrasts with the broader term multimedia, which may be used to describe non-interactive linear presentations as well as hypermedia. Hypermedia should not be confused with hypergraphics or super-writing which is not a related subject.”
Source : http://en.wikipedia.org/wiki/Hypermedia
DEFINITION – Hypermedia, a term derived from hypertext, extends the notion of the hypertext link to include links among any set of multimedia objects, including sound, motion video, and virtual reality. It can also connote a higher level of user/network interactivity than the interactivity already implicit in hypertext. Source : http://searchsoa.techtarget.com/sDefinition/0,,sid26_gci212299,00.html
An extension to hypertext that supports linking graphics, sound, and video elements in addition to text elements. The World Wide Web is a partial hypermedia system since is supports graphical hyperlinks and links to sound and video files. New hypermedia systems under development will allow objects in computer videos to be hyperlinked http://www.webopedia.com/TERM/H/hypermedia.html
Nah penerapan hypermedia ini dalam proses pengajaran misalnya Pak dosen menerangkan menggunakan slide OOinpres/powerpoint, nah disitu tersedia banyak link berikut template video, audio dan lain-lain untuk mengisi hasil bukaan link tersebut. Jadinya lebih bervariasi dan up to date tuh informasi. Apalagi bila dikasih link detikhot.com, wah bisa ngajar sambil intermeso nih. Pokoknya ngak ngantuk deh….
Kapan-kapan dilanjutin lagi obrolan sorenya, udah mau magrib…….
Ditulis dalam E Learning, Learning Resources Development | 7 Komentar »
Ditulis oleh zulharman di/pada Februari 22, 2008
I found there are many free software which could be applied in medical education. For Examples :
1. Blog or web blog can be used for learning diarry or electronic log books. Medical students may write theirs experience in log books. The advantages the log book is improve their reflection about their learning experiences. I used free software such wordpress with server2go to build electronic log books which run in USB flash, CD or computers. The log books contain learning experiences, reflections and planning about improvement for the future (this term mix with portfolio)
2. Wiki can be used to build collaboration learning. Now , there is http://www.wetpaint.com/.
Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam E Learning, Learning Resources Development | Leave a Comment »
Ditulis oleh zulharman di/pada Agustus 30, 2007
Assessment drive learning, begitulah bunyi pepatah dari negeri seberang. Seorang pelajar sering belajar dengan tekun dan rajin karena dituntut untuk lulus dalam ujian. Coba bayangkan apabila tidak ada ujian diakhir suatu proses belajar, apakah pelajar akan belajar secara tekun.
Untuk menambah fasilitas pembelajaran terutama dalam assessment, maka perlulah dibuat bank-bank soal baik sebagai bahan untuk ujian atau bahan buat pelajar untuk menghadapi ujian. Saya membedakan istilah Bank soal dan gudang soal. Dengan menggunakan Bank soal berarti soal ini akan digunakan sebagai bahan ujian sehingga harus disimpan di Bank biar aman. Sedangkan Gudang soal diperuntukkan bagi mahasiswa sebagai kisi-kisi ujian sehingga cukup disimpan aja di gudang dan tidak perlu petugas keamanan untuk menjaganya.
Kembali ke judul. Saya ingin memperkenalkan sebuah program yang gratis digunakan (institusi pendidikan) untuk membuat bank atau gudang soal digital. Program ini bernama Hot Potatoes Quiz, dapat di download di http://hotpot.uvic.ca/.
Dengan program ini, kita bisa membuat tipe soal MCQ, Paired, True-false, essays dan kombinasi. Yang lebih penting lagi kita dapat membuat feedback atas jawaban yang dipilih mahasiswa. Feedback ini sangat perlu dalam rangka refleksi dan peningkatan (formatif test). Program ini dapat juga disertai dengan materi kuliah dengan mengattachnya. Agar kita dapat menggunakannya secara ful version , kita cukup diminta mendaftarkan dengan mengirim email kita yang valid ke situs penyedia software ini.
Selamat Mencoba
Ditulis dalam E Learning, Learning Resources Development | 29 Komentar »
Ditulis oleh zulharman di/pada Agustus 30, 2007
WordPress sebagai sebuah web 2.0 yang interaktif dapat digunakan sebagai media pembelajaran. WordPress dapat diisi dengan materi-materi kuliah yang dibuat secara hirarkis sesuai kategori dan bulan publikasi. Yah disini WordPress dapat berubah bersifat dari content manajemen system menjadi learning manajemen sistem walaupun tidak seandal ATUTOR atau MOODLE.
Ternyata WordPress ini dapat kita kemas dalam 3 bentuk penyampaiannya.
1. WordPress yang kita buat di internet. Bentuk ini tentu saja dapat diakses dari segala penjuru dunia yang telah terhubung dengan internet.
2. WordPress yang dibuat secara LAN (lokal area Network). Bentuk ini digunakan secara lokan di institusi dengan sistem LAN.
3. WordPress yang dikemas dalam bentuk CD. Nah bentuk inilah yang masih jarang digunakan. Ternyata WordPress dapat dikemas atau dibundle dengan menggunakan suatu webserver portable sehingga dapat dijalankan di CD. Software yang dibutuhkan yaitu software WordPress dan software server portable seperti server2go. Semua software ini gratis untuk digunakan.
Selamat mencoba.
Ditulis dalam E Learning, Learning Resources Development | Leave a Comment »
Ditulis oleh zulharman di/pada Agustus 30, 2007
Computer Aid Learning atau CAL merupakan sebuah inovasi media pembelajaran saat ini. CAL dapat digunakan sebagai media untuk penyampaian informasi materi belajar, yang dapat disampaikan secara interaktif dan menarik. Penggunaan CAL sebagai alat bantu dalam belajar telah luas digunakan, terutama pada proses belajar mengajar yang bersifat student centre. Hal ini dikarenakan dengan CAL , dosen tidak perlu lagi menyampaikan materi kuliah secara panjang lebar di depan kelas. Materi kuliah yang bersifat recall of fact disajikan saja dalam bentuk CAL sehingga pelajar bisa membacanya di rumah. Sehingga tugas dosen di depan kelas hanya memberikan gambaran singkat tentang materi kuliah dan konsep inti, yang dalam 30 menit saja sudah cukup disampaikan. Hal ini karena kuliah yang terlalu lama tidak efektif karena kemampuan pelajar untuk konsentrasi hanya dalam 1×50 menit. Lewat dari 50 menit pikiran pelajar biasanya udah melayang entah kemana. Coba bayangkan seorang dosen yang memberi kuliah 2 jam dan lebih parah lagi metodenya satu arah seperti membacakan buku.
Dahulu pembuatan CAL sangat susah bagi para dosen kedokteran (tentu saja waktu kuliahnya tidak belajar bahasa program komputer seperti visual basic atau pembuatan animasi dengan macromedia flash dan sejenisnya). Tetapi sekarang sudah banyak program yang bersifat instant yang dengan pelatihan 2 jam saja para dosen sudah mampu membuat sebuah CAL yang interaktif dan menarik. Pada tulisan ini saya merekomendasikan sebuah program yaitu Autorun proenterprise yang dapat dilihat di http://www.longtion.com/autorunenterprise/autorunpro.htm .
Untuk mencobanya kita dapat mendownload trial program tersebut dari link di atas. Dan kalau membelinya harganya tidak terlalu mahal dibandingkan membeli program seperti macromedia flash. Cara menggunakannya sangat mudah bila kita sudah mengerti tentang pembuatan slide kuliah dengan M. power point. Nah bagi para dosen silahkan membekali kemampuan dalam membuat CAL ini, agar dosen di Indonesia tidak kalah dengan dosen luar negri yang IT Minded.
Ditulis dalam E Learning, Learning Resources Development | 4 Komentar »
Ditulis oleh zulharman di/pada Agustus 4, 2007
Saya lagi ingin membuat artikel mengenai :
- Perlukah dosen kedokteran mampu membuat blog?
- Perlukah dosen kedokteran mampu menjalankan course management system seperti moodle atau Atutor?
- Perlukah dosen kedokteran mampu membuat ebook?
- Perlukah dosen kedokteran mampu membuat CAL (computer assisst learning)?
PERLUKAH DOSEN MAMPU MEMBUAT EBOOK?
Apakah EBook?
Elektronik Book atau yang dikenal dengan EBook merupakan bentuk buku yang berisi tulisan yang dikemas dalam bentuk digital. Visi dari eBook adalah sebagai format alternatif sebuah buku/dokumen yang bisa di-download dan dibaca dengan mudah kapan pun dan di mana pun.
Apakah kelebihan dan Kekurangan EBook?
Sekarang ini, apabila kita sering searching di internet, kita sering berjumpa dengan promosi penjualan buku dalam bentuk EBook, mulai dari judul EBook bagaimana membuat EBook itu sendiri, EBook komik/novel, bahkan Ebook untuk pendidikan.
Mengapa EBook menjadi popular saat ini?. Penulis berpendapat bahwa Ebook memiliki kelebihan yang tidak didapat oleh buku dalam bentuk cetakan. Pertama, EBook dapat menampilkan metode pencarian kata dengan cepat apabila kita ingin mencari kata-kata tertentu (dilengkapi searching tool). Kedua EBook juga dapat dilengkapi text size viewer, dimana ukuran huruf dalam EBook itu dapat kita setting sesuai keinginan mau besar, besar sekali atau kecil. Ketiga, isi EBook dapat dibuat interaktif dengan berisi suara, video atau animasi. Keempat, EBook sangat murah dalam biaya produksinya. Kelima EBook dapat disimpan, digandakan dan dibawa serta mudah diarsipkan dan didistribusikan (digital library). Kerugian EBook yang utama adalah untuk membukanya diperlukan perangkat computer atau perangkat sejenisnya. Namun hal ini seiring dengan murahnya perangkat computer ini dan telah tersedianya di mana-mana hal ini tentu saja tidak menjadi masalah lagi.
Format EBook ada bermacam-macam, tetapi penulis lebih menyukai format EBook seperti PDF (portable document file) dan HTML.
Apakah hubungan EBook dengan sumber belajar?
EBook dapat digunakan sebagai sumber belajar yang murah dan efektif. Dengan membuat EBook mengenai mata kuliah yang diajarkan dosen maka sudah terciptalah salah satu sumber belajar dan akan terus menambah koleksi sumber belajar yang ada. Untuk membuat EBook ini dosen tidak harus membuat sebuah EBook sampai beratus-ratus halaman. Dengan duapuluh halaman saja sudah cukup untuk dikatakan EBook. Handout dan diktat kuliah pun tidak perlu lagi dicetak atau difotokopi yang memakan banyak biaya. Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam E Learning, Learning Resources Development | 15 Komentar »