Laptop dua jutaan sebagai learning resources dan LINUX skill

Peluncuran lap top dua jutaan sudah sangat ditunggu-tunggu. Lap top ini dikeluarkan oleh ASUS dengan seri EEE. Menurut informasi yang saya baca dari okezone.com lap top ini kemungkinan sudah mulai beredar sekitar bulan oktober.

Saya tidak ada tujuan untuk berpromosi tetapi saya ingin menghubungkan kegunaan lap top dua jutaan ini dengan learning resources development. Dengan harga murah yang berkisar antara 1,8 juta sampai 2,7 juta, lap top ini telah menawarkan banyak fitur seperti kemampuan wi fi dan ukurannya yang sangat kecil 7 inchi screen sehingga mudah dibawa kemana-mana. Dengan ukuran yang kecil dan harga murah disertai dengan dukungan Wi Fi tentu saja lap top ini dapat menjadi andalan bagi mahasiswa untuk membantu mereka dalam belajar. Mahasiswa dapat mengakses internet di tempat – tempat hot spot, baik yang ada di institusi pendidikan sendiri maupun di mal-mal yang ada hot spotnya.

Namun dibalik kelebihan di atas terdapat satu kendala yang nantinya perlu menjadi perhatian yaitu sistem operasi yang digunakan bukan menggunakan Windows yang mana hampir semua mahasiswa sudah familiar dengan sistem ini. Sistem operasi yang digunakan adalah LINUX dimana sistem operasi ini bersifat free. Maka timbulah pertanyaan perlukah mahasiswa kita dilengkapi dengan kemampuan menggunakan sistem operasi LINUX ini?

Sistem operasi Linux ini sudah mulai banyak digunakan baik di perusahaan, instansi pemerintahan dan sekolah-sekolah. Ada pengalaman menarik teman saya yang bernama dr. Adit yang sedang melanjutkan studi s3 di negeri Belanda ketika beliau hendak menggunakan komputer di sana. Beliau sangat terkejut sekali di mana tampilan sistem operasi komputer di sana tidak sama dengan yang telah ia pelajari yaitu windows. Mau tidak mau ya demi dapat menggunakan komputer di sana maka ia pun mempelajari LINUX. Banyak negara yang sudah bertekat menggunakan linux karena lisensinya yang gratis dan keandalannya seperti Afrika selatan, Jepang, German dan kalau tidak salah negara tetangga kita Malaysia.

Lap top seharga dua jutaan ini tidak hanya dikeluarkan oleh ASUS tapi ada juga dikeluarkan oleh proyek yang dikembangkan oleh Negroponte. Mudah-mudahan besoknya harga lap top bisa-bisa seperti harga handphone sehingga dapat dengan mudah dimiliki oleh semua orang di Indonesia seperti penomena handphone. Amien.

13 thoughts on “Laptop dua jutaan sebagai learning resources dan LINUX skill

  1. laptop asus EEE emang udah aku tunggu, dulu katanya agustus launch. Mundur lagi septe4mber, sekarang oktober. Semoga tidak mundur lagi

  2. @ dokterarekcilik
    Wah kira-kira laptopnya kena pajak ngak ya? Kalo kena bisa-bisa harganya sama dengan yang lainnya. Wualaah….

  3. “Maka timbulah pertanyaan perlukah mahasiswa kita dilengkapi dengan kemampuan menggunakan sistem operasi LINUX ini?”

    PERLU!!!

    bTW,salam kenal ya…
    Assalamualaikum

  4. @Astri

    Apa ada masalah regulasi kali ya kok bisa jadi mahal? Negara seperti afrika saja berlomba untuk mengadakan lap top murah untuk pendidikan. Sedangkan Indonesia kok adem ayem aja. Apa kata dunia

  5. kabarnya sih udah lama tapi aku belum bisa nemuin di pasaran, trus klo beli alamatnya dimana aku butuh banget nih, please

  6. @ soul

    kelihatannya sudah banyak yang inden di jakarta, tapi harganya jadi naik ya sama saja. sabar aja nunggu mudah2 an OLPC nya negroponte jga cepat keluar dan juga PC classmatenya intel , jadikan lebih seru.

    Buat pemerintah Indonesia tolong dong proses regulasinya nantinya dipermudah, demi menunjang IT di pendidikan.

  7. @ardi
    Ya naik, tapi katanya proyek OLPC akan meluncurkan laptop dibawah satu juta, tapi ngak tahu kapan🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s