Staff Development

Zulharman

Identifikasi peran yang dibutuhkan untuk pelaksanaan KBK dengan strategi PBL dilakukan dengan pendekatan pengelompokkan peran berdasarkan peran dosen dalam pengembangan kurikulum, pengembangan learning resources, pengembangan assessment serta operasional kegiatan dalam situasi di skill laboratorium, Blok (PBL), laboratorium Biomedis dan rotasi klinik (clinical rotation).Setelah peran terindentifikasi maka perlu dirancang deskripsi peran, kompetensi dan format pelatihan dan pengembangan staff.

Pengembangan Kurikulum

  • Koordinator pengembangan kurikulum skill lab
  • Koordinator pengembangan kurikulum Blok PBL
  • Koordinator pengembangan kurikulum praktikum
  • Koordinator pengembangan kurikulum rotasi klinik (Clinical Rotation)

Pengembangan Learning Resources

  • Koordinator Learning resources skill lab
    • Pengembang petunjuk praktikum laboratorium ketrampilan klinik
    • Instruktur laboratorium ketrampilan klinik
    • Koordinator peralatan laboratorium ketrampilan klinik
    • Koordinator pasien simulasi
  • Koordinator Learning resources PBL
    • Pengembang buku Blok
    • Tutor
    • Interactive lecture
    • Pakar

  • Koordinator Learning resources praktikum Biomedis
    • Pengembang petunjuk praktikum laboratorium Biomedis
    • Instruktur praktikum Biomedis
    • Koordinator peralatan laboratorium Biomedis
  • Koordinator Learning resources Clinical Rotation
    • Pengembang petunjuk rotasi klinik
    • Supervisor
    • Koordinator peralatan rotasi klinik

Pengembangan Assessment

  • Koordinator assessment skill lab
    • Observer skill lab test
    • Skill lab test developer
  • Koordinator assessment Blok PBL
    • Pengembang ujian Blok PBL
  • Koordinator assessment praktikum Biomedis
    • Pengembang ujian praktikum Biomedis
  • Koordinator assessment Clinical Rotation
    • Pengembang ujian rotasi klinik
    • Penguji ujian rotasi klinik

Operasional Kegiatan

  • Koordinator operasional skill lab
  • Koordinator operasional Blok PBL
  • Koordinator operasional praktikum Biomedis
  • Koordinator operasional Clinical Rotation
  • Koordinator ICT

8 thoughts on “Staff Development

  1. akhirnya ada ilmu baru lagi, dok apakah semua bagian itu harus ada? berarti butuh banyak sdm dong, kalo dilihat kenyataannya apalagi diswasta untuk nambah sdm sulitnya amit-amit kebanyakan alasan (itu yang saya lihat ditempat sayal) hehehehe
    sekalian dok kalo tidak keberatan submit blognya direktori kesehatan yang baru dibuat, tujuannya sih agar tercipta blog/site direktori database dokter dan komunitas kesehatan dalam mendukung life long study + implementasi area kompetensi V (promosi mode on)
    jangan lupa saran dan masukannya untuk pengembangan lebih lanjut.
    makasih banyak dok

  2. @ Iyas
    Saya juga sependapat dengan Mas Iyas, setelah saya identifikasi kok banyak ya peran yang dibutuhkan, belum lagi peran dosen PA, dosen pembimbing lapangan. Namun ini hanyalah list peran dosen dan memilihnya tergantung rencana strategi (renstra) FK masing-masing.

    Oke nanti saya submit.
    Trims atas kunjungannya

  3. dok, makin lama makin manteb tulisannya…cuma jangan lupa, MQA (Medical Quality Assurance) juga harus ikut kerja tuh soale kayak di tempat ane MQA cuma kritik doang bukan ikut mengembangkan staffing dan saya rasa ICT tidak cuma di Operasional Kegiatan saja tapi yang saya lihat dan rasakan juga dibutuhkan di pengembangan Learning Resource dan Assessment walau mungkin tidak signifikan hasil kerjanya…namun ternyata sangat berpengaruh dalam jalannya proses KBK…heheheheh makasi ya dok

  4. @drBoimz
    Terimakasih atas masukannya.
    Memang ada pepatah yang menggatakan, kalo membuat “perencanaan kegiatan, malaikat aja sampai angkat tangan karena saking hampir sempurna dan detilnya, tetapi kalo udah pelaksanaan kegiatan malah syetan yang angkat tangan karena pelaksanaannya buruk melebihi kerjaannya syetan”🙂

    Olehkarena itu disamping perencanaan yang matang dan berdasarkan analisa kebutuhan maka perlu komitmen dan integritas yang kuat untuk melaksanakan apa yang telah direncanakan.

    Nah memang mengkritik itu mudah tapi kalo dimintai solusinya ngak bisa, lihat aja negara kita ini yang kritik banyak tapi pemberi solusi …..ampun

    Ya ICT dapat membuat efektif dan efisien kerja, tapi ICT bukan PANACEA untuk semua masalah.

  5. Halo dr Zulharman apa kabar ?? mudah2an tidak lupa dengan orang cirebon. mau tanya dok apa sih Tupoksi dari koordinator Skill lab, kebetulan temen jadi koordinator dari Skill Lab di Unswagati .makasih.

  6. catur setiya s dr

    Halo juga dr. Catur, tentu saja tidak pernah lupa
    Tupoksi koordinator skill lab tergantung dari kebijakan FK masing-masing. Tetapi sebagai gambaran tupoksi koordinator skill lab yaitu mengelola kegiatan skill lab yang berjalan. Ia bertanggung jawab dalam tersedianya tempat, sarana dan SDM untuk berjalannya kegiatan skill lab (operasional), dibantu oleh beberapa staf lain. Untuk pengembngan kurikulum serahkan kepada MEU bidang kurikulum skill lab. Untuk buku skill lab bisa diserahkan ke tim blok saja.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s